Infrastruktur News Transportasi
Home » Berita » H+3 Paska Lebaran Jalur Cianjur-Puncak Di Dominasi Wisatawan

H+3 Paska Lebaran Jalur Cianjur-Puncak Di Dominasi Wisatawan

CIANJURPOST.COM — Kondisi arus lalu lintas di jalur Puncak–Cianjur pada H+3 Lebaran terpantau relatif lancar dan terkendali. Meski demikian, petugas masih memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way dari arah Puncak menuju Jakarta, Rabu(24/3/26).

Petugas kepolisian IPTU Akim Kosasi menyampaikan bahwa penyekatan arus telah dilakukan selama kurang lebih satu jam guna mendukung kelancaran penerapan sistem satu arah tersebut.

“Untuk saat ini sedang dilakukan penyekatan dalam rangka proses one way dari Puncak menuju Jakarta. Namun dalam waktu dekat akan segera dibuka kembali,” ujar petugas di lokasi.

Berdasarkan data traffic count hingga pukul 13.00 WIB, tercatat sekitar 22.350 kendaraan telah memasuki wilayah Cianjur.

Petugas juga memastikan situasi di wilayah hukum Cianjur dalam kondisi kondusif. Tidak ditemukan adanya kecelakaan lalu lintas maupun kejadian menonjol lainnya sepanjang hari ini.

Empat Pelaku Begal Motor Di Cianjur Di Tangkap, Modus Ngaku Polisi Dan Todongkan Pistol Mainan

Berbeda dengan hari sebelumnya, arus kendaraan pada H+3 Lebaran kali ini didominasi oleh wisatawan yang kembali dari kawasan Puncak, baik dari hotel maupun objek wisata.

selengkapnya  Syukuran Hari Pers Nasional 2026, Polres Cianjur Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Sementara itu, antrean kendaraan akibat penerapan sistem one way terpantau mencapai kurang lebih lima kilometer hingga kawasan Hanjawar.

Adin Salah satu pengendara dari Jakarta mengatakan tujuan l main kecianjur,saat hendak pulang dilakukan penyekatan.

” Mau pulang kejakarta, kebetulan sedang ada penyekatan,sudah 2 jam saya menunggu, ucapnya”.

Penyekatan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menghindari kepadatan berlebih serta memberikan ruang bagi kendaraan prioritas seperti ambulans.

Pohon Tumbang Di Jalur Cianjur-Bandung, Tiga Pengendara Motor Terluka

Untuk wilayah Cianjur sendiri, penerapan sistem one way dilakukan satu kali dalam sehari dan disesuaikan dengan kondisi arus lalu lintas di lapangan.(GE)