News Umum
Home » Berita » 12 Rumah Warga Hangus Dilalap Sijago Merah,Api Diduga Dari Ledakan Tabung Gas

12 Rumah Warga Hangus Dilalap Sijago Merah,Api Diduga Dari Ledakan Tabung Gas

CIANJURPOST.COM – Musibah kebakaran melanda Kampung Pasekon, RT 03/RW 017, Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, pada Sabtu (28/3/2026) pagi.

Peristiwa yang diduga dipicu oleh ledakan gas LPG tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB setelah petugas berjibaku melakukan pemadaman.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan signifikan. Kebakaran ini berdampak pada 15 kepala keluarga dengan total 51 jiwa.

Kanit Damkar Cipanas Cianjur, Yanto Hermanto, mengatakan kebakaran diduga berasal dari gas LPG di dapur salah satu rumah warga. Namun, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan.

“Sekitar 12 rumah terbakar, diduga dari gas di dapur. Untuk kerugian masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya.

Modus COD Berujung Pencurian, Pelaku Bawa Kabur Motor Ditangkap Polisi

Ia menjelaskan, pihaknya menurunkan empat unit kendaraan pemadam dengan total 25 personel, dibantu 15 anggota relawan REDKAR.

“Api saat itu sudah membesar sehingga sulit diselamatkan. Yang terpenting warga bisa menyelamatkan diri. Untuk korban luka ada tiga orang,” tambahnya.

selengkapnya  PWI Cianjur gelar Raker dan Jurnalis Camp

Menurut keterangan warga, kebakaran diawali dengan suara ledakan sebelum api dengan cepat merambat ke rumah lainnya.

Salah satu warga terdampak, Dili, mengaku sempat mendengar dua kali ledakan sebelum api membakar rumahnya.

“Awalnya terdengar dua kali ledakan dari rumah sebelah. Rumah saya habis terbakar, hanya tersisa pakaian yang saya pakai,” ungkapnya.

Pohon Tumbang Timpa Truk di Jalur Nasional Cianjur, Damkar Bergerak Cepat Evakuasi Kendaraan

Kerugian materi akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp2,2 miliar.

Selain itu, tiga orang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Cimacan untuk mendapatkan perawatan. Dua di antaranya diketahui bernama Nci (60) dan Mamat (63), sementara satu korban lainnya masih dalam pendataan.

Korban lainnya, Ida, mengatakan seluruh isi rumahnya habis terbakar.

“Tidak ada yang tersisa. Untuk sementara saya akan tinggal di rumah anak saya. Suami saya juga terluka terkena kayu dan sekarang dirawat di rumah,” ujarnya.

Para korban terdampak saat ini direlokasi sementara ke Masjid Al-Huda untuk mendapatkan tempat perlindungan.

Pedagang Kelapa Parut Tewas Ditusuk di Pasar Muka, Pelaku Dibekuk Kurang dari Sehari

Petugas gabungan bersama relawan terus melakukan penanganan di lokasi, termasuk proses pendinginan guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

selengkapnya  Deciphering the Strategies and Probabilities in the Eye of Horus Slot

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan dan pendataan korban masih terus berlangsung.

( GE )