CIANJURPOST.COM – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) affiliate bagi penyandang disabilitas pada Senin (19/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe Manessa, Jalan Korea, New BLK Residence, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan ini menghadirkan komunitas Baraya Affiliate Cianjur (BAC) sebagai pemateri untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada para peserta mengenai pemasaran digital melalui program affiliate, khususnya platform TikTok.
Muhammad Bahril Irfan Nugraha, anggota Baraya Affiliate Cianjur yang bertindak sebagai narasumber, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan affiliate dapat menjadi salah satu peluang bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi diri dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana produktif.
Ketua penyelenggara kegiatan, Risa Astria, yang merupakan staf Disnaker Kabupaten Cianjur, mengatakan bahwa bimtek tersebut diselenggarakan melalui kerja sama dengan Baraya Affiliate Cianjur (BAC).
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk mengembangkan kemampuan dan potensi mereka di dunia affiliate marketing.
“Harapannya, rekan-rekan penyandang disabilitas bisa mendapatkan kemandirian finansial melalui jalur affiliate ini,” ujar Risa.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Cianjur, Tanti Trisani, menyambut baik kegiatan yang difasilitasi oleh Disnaker tersebut. Ia menilai, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Cianjur, terutama dalam membuka peluang untuk mencapai kemandirian finansial.
“Dengan adanya bimtek ini, yang sudah difasilitasi Disnaker, sangat bermanfaat untuk teman-teman difabel Cianjur, khususnya dalam hal kemandirian finansial agar bisa berhasil dan sukses di masa yang akan datang. Mudah-mudahan, kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk mengembangkan potensi dan berkarya, khususnya melalui media sosial dengan cara affiliate,” ungkap Tanti.
Apresiasi juga disampaikan Fadha, salah seorang peserta yang merupakan penyandang disabilitas. Ia mengaku terbantu dengan adanya pelatihan yang diselenggarakan oleh Disnakertrans Cianjur bersama komunitas BAC.
“Saya sebagai penyandang disabilitas merasa terbantu dengan acara bimtek yang diselenggarakan oleh pihak Disnakertrans Cianjur. Apalagi, pihak BAC telah memberikan materi tentang affiliate TikTok yang sangat mudah dipahami dan langsung bisa dipraktikkan,” kata Fadha.
Ia berharap, ke depan akan ada bimbingan lanjutan yang lebih khusus bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat meningkatkan keterampilan dan mampu bersaing di media sosial.
Melalui kegiatan ini, Disnaker Kabupaten Cianjur diharapkan dapat terus mendorong pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pelatihan keterampilan digital. Dengan bekal pengetahuan dan pendampingan yang berkelanjutan, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan peluang affiliate marketing untuk mengembangkan potensi diri, berkarya secara mandiri, serta membuka kesempatan memperoleh penghasilan di era digital.(MB)

