Inspirasi Pemerintah Umum
Home » Berita » Cak Imin Lepas 357 Pekerja Migran Asal Cianjur, Dorong Penempatan Tenaga Kerja Ke Sektor Formal Luar Negeri

Cak Imin Lepas 357 Pekerja Migran Asal Cianjur, Dorong Penempatan Tenaga Kerja Ke Sektor Formal Luar Negeri

CIANJURPOST.COM – Pemerintah terus mendorong perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat melalui penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara resmi. Sebanyak 357 calon PMI asal Kabupaten Cianjur dilepas untuk bekerja di sejumlah negara tujuan, termasuk Jepang, dalam kegiatan yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, di Cianjur, Selasa (4/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin menyampaikan apresiasinya kepada para calon pekerja migran yang memilih jalur resmi untuk bekerja di luar negeri. Menurutnya, penempatan PMI di sektor formal menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia sekaligus memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

‎”Saya bangga, bersyukur, terima kasih. Hari ini Cianjur mengubah wajah kita semua dengan memberangkatkan pekerja migran di sektor-sektor strategis, industri formal. Saatnya kita menggeser pekerja informal, pekerja domestik, menjadi lebih banyak lagi yang bekerja di sektor formal dan dunia industri,” ujar Cak Imin.

Ia mengatakan pemerintah ingin mengurangi dominasi pekerja di sektor informal dan memperbanyak tenaga kerja yang terserap di sektor industri maupun bidang strategis di berbagai negara. Dengan demikian, para pekerja diharapkan memperoleh perlindungan yang lebih baik serta penghasilan yang lebih layak.

Polres Cianjur Sisir Tempat Hiburan, Seorang Pria Diamankan Usai Tes Urine

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah juga menjalankan program SMK Go Global. Program ini memberikan berbagai kemudahan bagi calon PMI, mulai dari bantuan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), subsidi pelatihan, hingga fasilitasi penempatan kerja sesuai kebutuhan perusahaan di negara tujuan.

selengkapnya  Besondere Features von Whizzspin Casino: Innovationen im Glücksspiel

Menurut Cak Imin, pemerintah juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai negara guna memastikan setiap calon pekerja yang diberangkatkan telah memiliki kepastian pekerjaan. Ia menegaskan seluruh proses penempatan harus dilakukan melalui jalur resmi agar hak dan keselamatan pekerja tetap terlindungi.

‎”SMK Go Global kita support kepada calon pekerja untuk dipermudah, dibantu melalui KUR pinjamannya, nanti disubsidi pelatihannya, kemudian difasilitasi job order-nya. Jadi saya berkeliling ke berbagai negara mencari job order supaya yang berangkat memang betul-betul sudah ada lowongan kerjanya,” katanya.

Selain itu, masyarakat diimbau tidak mudah tergiur tawaran bekerja ke luar negeri secara ilegal. Pemerintah siap memfasilitasi berbagai pihak yang ingin memberangkatkan pekerja migran melalui mekanisme yang sesuai aturan sehingga praktik penempatan nonprosedural dapat ditekan.

Salah seorang calon PMI asal Cianjur, Mutiara (20), mengaku akan berangkat ke Jepang pada 18 Agustus 2026 untuk bekerja di sektor pertanian bunga di Prefektur Aichi dengan kontrak selama tiga tahun. Lulusan SMK Negeri 1 Cianjur itu memilih bekerja di Jepang karena terinspirasi kakaknya yang lebih dulu bekerja di negara tersebut, sekaligus melihat peluang kerja yang lebih terbuka dibandingkan di dalam negeri.

Sambut HUT RI ke-81, Polres Cianjur Bangun Keakraban dengan Wartawan Lewat Mancing Bersama

‎”Persiapannya paling dari mental sendiri, terus persiapan buat berangkat ke Jepang,” kata Mutiara.

selengkapnya  Strategie avanzate per ottimizzare le probabilità nel plinko gioco online premium

Selama mengikuti pelatihan di LPK Amanat Negeri Sakura, Mutiara mempersiapkan kemampuan bahasa Jepang, meningkatkan kebugaran fisik, serta mempelajari teknik budidaya bunga sebagai bekal sebelum mulai bekerja.

‎”Sedikit-sedikit susah cari kerja di Indonesia, sehingga pilih Jepang. Karena suka anime juga, jadi pengin ke Jepang,” ungkapnya.

Pelepasan ratusan PMI asal Cianjur ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi memberikan kepastian hukum, perlindungan, dan peluang karier yang lebih baik bagi pekerja migran Indonesia.

Musim Mekar Sakura Kembali Hiasi Kebun Raya Cibodas, Jadi Daya Tarik Wisatawan