Pembangunan Pemerintah Pendidikan
Home » Berita » Politeknik Bhakti Kencana Hadirkan LPK, Caregiver, Homecare, Day Care, serta Baby Care dan diresmikan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas)

Politeknik Bhakti Kencana Hadirkan LPK, Caregiver, Homecare, Day Care, serta Baby Care dan diresmikan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas)

CIANJURPOST.COM — Politeknik Bhakti Kencana memperkuat komitmennya dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja melalui peresmian Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Politeknik Bhakti Kencana, Sabtu (12/9/2026).

Peresmian tersebut dilakukan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK), Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, S.Pi., M.Si.
Dalam kesempatan yang sama, Politeknik Bhakti Kencana juga meluncurkan empat layanan strategis, yakni Politeknik Bhakti Kencana Caregiver, Homecare, Day Care, dan Baby Care.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) melalui Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Anggota DPR RI Ir. H. Kamrussamad, S.T., M.Si., Ph.D., unsur Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Cianjur, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr. I Made Setiawan, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur Denny Widya Lesmana, S.STP., M.Ec.Dev.

Kehadiran LPK menjadi bagian dari upaya Politeknik Bhakti Kencana menjembatani pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Perguruan tinggi dinilai tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik, tetapi juga perlu membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis, kompetensi profesional, pengalaman kerja, kemampuan beradaptasi, dan kewirausahaan.
Melalui LPK, mahasiswa dan masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses terhadap pelatihan berbasis kompetensi, pemagangan, sertifikasi, pengembangan keterampilan, hingga peluang kerja dan kewirausahaan.

selengkapnya  Pemdes Sukamulya Terima Tim Monev Kecamatan Karangtengah Terkait APBDesa Tahap I Tahun 2026

Konsep tersebut sekaligus memperkuat link and match antara pendidikan dengan dunia usaha, dunia industri, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah, dan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, empat layanan yang diluncurkan dikembangkan sebagai ruang implementasi kompetensi sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Relawan Petualang Mako 29 Cianjur Gelar Maulid Nabi 1448 H, Perkuat Silaturahmi dengan Warga

Politeknik Bhakti Kencana Caregiver diarahkan untuk memberikan layanan pendampingan dan perawatan bagi individu yang membutuhkan bantuan dalam aktivitas sehari-hari. Homecare dikembangkan sebagai layanan pendampingan dan perawatan yang dapat diberikan di lingkungan tempat tinggal masyarakat.
Adapun Day Care menjadi layanan pendampingan dan pengasuhan dengan mengedepankan keamanan, kenyamanan, kesehatan, serta tumbuh kembang. Sedangkan Baby Care difokuskan pada layanan pendampingan dan perawatan bayi secara profesional.

Keempat layanan tersebut juga diharapkan dapat menjadi wadah praktik, pemagangan, pengembangan kewirausahaan, serta membuka peluang kerja bagi mahasiswa dan lulusan.

Politeknik Bhakti Kencana menargetkan LPK tidak hanya menjadi unit pelatihan, tetapi juga bagian dari ekosistem pengembangan karier mahasiswa dan lulusan sekaligus membuka kesempatan peningkatan kompetensi bagi masyarakat.

selengkapnya  Pohon Tumbang Timpa Truk di Jalur Nasional Cianjur, Damkar Bergerak Cepat Evakuasi Kendaraan

Ke depan, LPK Politeknik Bhakti Kencana akan terus mengembangkan pelatihan berbasis kompetensi, pemagangan, keterampilan profesional, kewirausahaan, serta memperluas jejaring dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, fasilitas pelayanan kesehatan, dan berbagai mitra strategis.

Melalui langkah tersebut, Politeknik Bhakti Kencana menegaskan arah pengembangan pendidikan vokasi yang tidak berhenti pada pemberian ijazah, tetapi juga menghasilkan kompetensi, pengalaman, kemandirian, dan kesiapan kerja sebagai bagian dari upaya mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Kang Rizal Maju Pilkades Sukamanah, Bawa Gagasan Perubahan dan Pelayanan Cepat