CianjurPost.com – Akibat hujan deras disertai angin kencang Puluhan rumah warga di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kerusak pada Senin (29/9/2025) sore.Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa angin puting beliung tersebut melanda Kampung Pasir Randu, Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, serta Kampung Sindangpalai, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilaku.
Menurut kesaksian warga, sebelum angin kencang menerjang, terlihat pusaran angin berwarna hitam dari arah berbeda yang kemudian bertemu di tengah dan berlangsung lebih dari tiga menit. Angin kencang itu menyapu atap rumah, plafon, hingga auning baja ringan.
Kepala Desa Bunisari, Dadi Juhari, menyebutkan sebanyak 18 rumah warga di desanya mengalami kerusakan, terutama di bagian atap. Selain itu, dua mushola juga rusak akibat terpaan angin.
“Para korban saat ini membutuhkan bantuan berupa terpal untuk menutupi atap rumah mereka yang rusak. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke BPBD dan pihak kecamatan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sementara itu, di Desa Sukakerta, Kecamatan Cilaku, angin puting beliung juga merusak lima rumah warga. Kepala Desa Sukakerta, Rudi Hardiansyah, mengatakan hampir seluruh rumah yang terdampak mengalami kerusakan parah di bagian atap.
“Untuk sementara ini ada lima rumah yang dilaporkan rusak. Kami sedang melakukan pendataan dan segera melaporkan ke BPBD Cianjur,” jelasnya.
Pascabencana, warga setempat bergotong royong membantu memperbaiki rumah-rumah yang terdampak. Pemerintah desa bersama BPBD Cianjur tengah berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan darurat bagi warga yang rumahnya rusak.
(G)

