Infrastruktur Umum
Home » Berita » Tanah Longsor Terjang Permukiman dan Lahan Pertanian di Pagelaran, Cianjur

Tanah Longsor Terjang Permukiman dan Lahan Pertanian di Pagelaran, Cianjur

CIANJURPOST.COM — Peristiwa tanah longsor terjadi pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di Kampung Cijampang RT 002 RW 003, Desa Situhiang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur.

Kapolsek Pagelaran, Iptu Budi Rustandi, menjelaskan bahwa kejadian tersebut mengakibatkan satu unit rumah milik warga bernama Hasan terdampak material longsoran. Rumah tersebut dihuni oleh enam orang anggota keluarga.

“Material longsor menimpa bagian rumah warga, namun seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa,” ujar Iptu Budi.

Selain itu, longsor juga merusak delapan petak sawah milik Abudin (80), seorang petani setempat, dengan total luas sekitar 165 meter persegi.

“Kerusakan juga terjadi pada lahan pertanian warga. Saat ini kami masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian yang ditimbulkan,” tambahnya.

KPA Cianjur Luncurkan Slogan “KPA Era Baru”, Fokus Pencegahan Lewat Program 3C

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Pasca kejadian, Iptu Budi langsung melakukan koordinasi dengan unsur Forkopimcam, aparatur Desa Situhiang, Korcam Retana, serta tokoh masyarakat setempat untuk penanganan di lokasi. Warga bersama petugas bergotong royong membersihkan material longsor di sekitar permukiman.

selengkapnya  KPA Cianjur Luncurkan Slogan “KPA Era Baru”, Fokus Pencegahan Lewat Program 3C

“Kami bersama unsur terkait dan masyarakat langsung melakukan penanganan di lokasi serta pembersihan material longsor agar tidak mengganggu aktivitas warga,” jelasnya.
Iptu Budi juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan.

“Kami mengimbau warga yang berada di daerah rawan untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman hingga kondisi benar-benar kondusif,” pungkasnya.
Upaya pemantauan terus dilakukan guna memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah dampak yang lebih luas.(GE)