CIANJURPOST.COM-Aksi unjuk rasa penolakan Geotermal di kaki gunung Gede Pangrango, yang digelar di depan gerbang kantor Bupati Kabupaten Cianjur, oleh masyarkat beserta organisasi lainnya, Rabu (10/12/2025).
Koordinator aksi menyampaikan, ini terjadi setelah warga mengaku tidak mendapatkan respon, saat meminta untuk berdialog dengan Bupati Cianjur, dr. Wahyu Ferdian, Dan menuntut janji Bupati yang pernah diucapkan, untuk melawan geotermal.
Sunaryo Sugiarto, koordinator organisasi dan kemasyarakatan, menambahkan aksi ini diikuti 16 kelompok terdiri dari ormas, LSM, komunitas pendaki.
“Dulu pak Bupati sudah menyatakan penolakan geotermal dan wisata alamnya,hari ini warga sekitar Gunung Gede, dan masyarakat Cianjur pemerhati lingkungan, menolak tanpa syarat juga kompromi,”ucapnya.
Warga menilai, proyek pembangunan Geotermal ini bukan solusi, dan dapat menimbulkan bencana alam, seperti gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, pada tahun 2022 yang lalu.
Dalam orasinya, masa akan kembali menggelar unjuk rasa dengan masa yang jauh lebih banyak, jika Bupati tidak bisa memberikan jawaban kepada masyarakat Cianjur.
Masyarakat berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur, untuk mendengar suara warga, menolak diteruskannya proyek Geotermal di kaki Gunung Gede Pangrango.
( GE )

