Pendidikan Social & Politik
Home » Berita » Aksi teatrikal GMNI terkait kasus keracunan MBG

Aksi teatrikal GMNI terkait kasus keracunan MBG

CianjurPost.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Cianjur menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (2/10/2025).

‎Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap berulangnya kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Cianjur.

‎Dalam aksinya, mahasiswa GMNI melakukan teatrikal yang menggambarkan siswa-siswi sekolah mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG.

‎Sejumlah mahasiswa tampak mengenakan seragam sekolah SMP dan SMA, kemudian berbaring di jalanan dengan selang infus terpasang di tangan mereka.

‎Adegan itu menjadi simbol penderitaan ratusan anak di Cianjur yang menjadi korban keracunan MBG sepanjang tahun 2025.

‎“Kami ingin menunjukkan langsung di depan DPRD, beginilah nasib anak-anak sekolah hari ini. Mereka seharusnya mendapat gizi sehat, tapi justru harus dirawat di rumah sakit karena lalainya pemerintah dalam mengawasi program,” ujar Kordinator Aksi Agus Rama Turangrangga, Kamis (2/10/2025).

‎GMNI menilai DPRD Kabupaten Cianjur gagal menjalankan fungsi pengawasan. Alih-alih bersuara sejak kasus pertama, DPRD justru dianggap lebih sibuk mengurus proyek.

‎“DPRD punya kewajiban konstitusional untuk melindungi rakyat, bukan membiarkan anak-anak jadi korban. Kalau DPRD diam saja, sama artinya ikut bertanggung jawab,” terangnya.

‎Dalam aksinya, GMNI Cianjur menyampaikan empat tuntutan utama yakni, menghentikan sementara distribusi MBG di Cianjur sampai ada jaminan keamanan, melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh vendor MBG dan membuka hasilnya kepada publik untuk
‎memastikan kualitas dan kandungan gizi makanan sesuai standar kesehatan dan memberikan pemulihan medis dan psikologis kepada seluruh korban keracunan MBG.

‎”Intinya evaluasi seluruh SPPG ditambah di Cianjur baru ada empat dapur MBG di Cianjur yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan ini menjadi pertanyaan bagaimana dapur mbg bisa berjalan tanpa persyaratan,” pungkasnya.

‎( G )

selengkapnya  PWI Cianjur dan MT Kawan ’99 Gelar Isra Mi'raj Bersama Ustadz Maulana