Pembangunan Transportasi Umum
Home » Berita » Longsor di Jalur Cibeber–Lampegan, Perjalanan Kereta Cianjur–Sukabumi Terganggu

Longsor di Jalur Cibeber–Lampegan, Perjalanan Kereta Cianjur–Sukabumi Terganggu

CIANJURPOST.COM – Perjalanan kereta api di wilayah Cianjur dan Sukabumi terganggu akibat terjadinya gogosan atau longsoran tanah di petak jalan Cibeber–Lampegan, tepatnya di Km 73+900 hingga Km 74+000. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 19.55 WIB.

‎PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyebutkan, gogosan yang terjadi memiliki panjang sekitar 12 meter dengan kedalaman mencapai 4 meter, sehingga jalur tidak dapat dilalui untuk sementara waktu.

‎“Gangguan perjalanan yang diakibatkan oleh adanya gogosan sepanjang 12 meter dengan kedalaman 4 meter mengharuskan kami menghentikan sejumlah perjalanan kereta api yang melintas di lokasi tersebut,” Manager Humasda PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung, Kuswardojo, Senin (20/4/2026).

‎Akibat kondisi tersebut, sejumlah perjalanan KA Siliwangi terpaksa dibatalkan. Pada Minggu malam, KA Siliwangi 345 relasi Cianjur–Sukabumi tidak dapat diberangkatkan. Sementara pada Senin (20/4/2026), pembatalan juga dilakukan terhadap KA Siliwangi 342 relasi Sukabumi–Cianjur, KA Siliwangi 341 relasi Cianjur–Sukabumi, serta KA Siliwangi 344 relasi Sukabumi–Cianjur.

‎KAI menegaskan bahwa keputusan pembatalan dilakukan demi menjaga keselamatan penumpang dan operasional perjalanan kereta api.

Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal Usai Jalur Longsor di Cianjur Diperbaiki

‎“Pembatalan ini kami lakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api dan tentunya keselamatan pengguna jasa,” lanjutnya.

selengkapnya  Bupati dan Wakil Bupati Cianjur jadikan media sebagai partner

‎Saat ini, tim KAI masih terus melakukan penanganan di lokasi guna mempercepat pemulihan jalur agar dapat kembali dilalui.

‎“Kami terus mengupayakan agar lokasi dapat segera dilalui kembali dan operasional kereta api dapat berjalan normal,” kata pihak KAI.

‎KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan alam tersebut.

‎“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang timbul akibat adanya gangguan alam gogosan di lokasi petak jalan Cibeber–Lampegan,” tutupnya.

Polres Cianjur Ungkap Kasus Narkoba, Kurir dan Sabu 0,5 Kg Lebih Diamankan

‎Hingga saat ini, proses perbaikan masih berlangsung dan masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terbaru terkait perjalanan kereta api.( GE )