Hukum News Umum
Home » Berita » Pelaku Diduga Bersenjata Api Gagal Beraksi di Toko HP Cianjur, Aksi Terekam CCTV

Pelaku Diduga Bersenjata Api Gagal Beraksi di Toko HP Cianjur, Aksi Terekam CCTV

CIANJURPOST.COM — Aksi dugaan pencurian disertai ancaman senjata api mengguncang sebuah toko servis handphone, Profesor Handphone, di Jalan Pangeran Hidayatullah (Joglo), Kabupaten Cianjur, Kamis (30/4/2026) dini hari.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.47 WIB itu terekam kamera pengawas (CCTV), meski identitas pelaku belum dapat dipastikan karena sudut kamera tidak menangkap wajah secara jelas.

Penjaga toko, Muhammad Ujas Mustaqim, mengatakan kejadian bermula saat dirinya tertidur sejenak ketika menyelesaikan pekerjaan servis handphone milik pelanggan.

“Saya sempat ketiduran, tiba-tiba ada orang sudah di dalam. Saya tanya, tapi dia tidak jawab jelas,” katanya.

Kecurigaan meningkat ketika orang tersebut menunjukkan gelagat mencurigakan. Saat situasi menegang, pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan melepaskan satu kali tembakan.
Mendengar suara letusan, Ujas langsung berlindung di dalam toko untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Peran Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas Ditekankan dalam Peringatan HUT ke-107 di Cianjur

“Saya tidak berani keluar, langsung sembunyi. Setelah aman, saya coba kejar, tapi pelaku sudah kabur,” ujarnya.

selengkapnya  Tiga Siswi SD di Cianjur Tertabrak Pikap, Satu Meninggal Dunia

Meski sempat masuk ke dalam toko, pelaku tidak berhasil membawa barang apa pun. Dugaan sementara, pelaku berniat mencuri handphone, namun urung akibat situasi yang tidak memungkinkan.

Dari ciri-ciri yang diingat korban, pelaku diperkirakan berusia 20 hingga 25 tahun, bertubuh berisi, dengan tinggi sekitar 160 sentimeter.
Peristiwa ini bukan yang pertama kali terjadi di lokasi tersebut. Ujas menyebut toko tempatnya bekerja sudah beberapa kali menjadi sasaran kejahatan.

“Sudah tiga kali kejadian, sebelumnya motor juga pernah hilang,” ungkapnya.
Pihak kepolisian dari Jatanras Polres Cianjur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada pagi hari serta mengamankan rekaman CCTV untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini menambah daftar aksi kriminalitas yang terjadi pada jam rawan, sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan sistem keamanan.(GE)

Silaturahmi Anggota DPRD Cianjur, H. Aldi Yudistira, Sekaligus Tasyakur Kelahiran Anak Ketiga