CIANJURPOST.COM- Sebuah bus penumpang Marita jurusan Cianjur–Jakarta mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Cipanas, tepatnya di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Bus tersebut terlempar ke arah kiri jalan setelah diduga menghindari sebuah truk di depannya.
Akibat kejadian itu, puluhan penumpang mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Cijedil untuk mendapatkan penanganan medis. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kanit Gakkum Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan mengatakan, petugas langsung melakukan penanganan dan evakuasi sesaat setelah menerima laporan kecelakaan.
“Alhamdulillah upaya penanganan kecelakaan lalu lintas termasuk evakuasi korban penumpang sudah dilakukan. Korban dievakuasi ke Puskesmas Cijedil, sementara penumpang lainnya kami evakuasi ke Mapolres Cianjur,” ujarnya.
Menurutnya, jumlah korban masih dalam proses pendataan karena petugas lebih mengutamakan penanganan penumpang yang membutuhkan bantuan medis.
“Untuk jumlah korban saat ini masih kami data. Info awal ada sekitar 20 penumpang kurang lebih, namun saat ini masih kami dalami,” katanya.
Berdasarkan keterangan sementara, bus melaju dari arah Cipanas menuju Cianjur sebelum akhirnya oleng di tikungan.
“Jadi untuk kronologis, bus ini melaju dari arah Cipanas menuju Cianjur dan di tikungan agak belok ke kiri karena menghindari kendaraan truk yang ada di depan. Untuk lebih lanjut masih dalam proses pendalaman oleh petugas,” jelasnya.
Terkait dugaan rem blong seperti yang disampaikan sejumlah penumpang, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Untuk saat ini masih kami dalami. Untuk lebih detailnya mohon bantuan kepada rekan-rekan, mudah-mudahan secepatnya bisa kami informasikan kembali kepada masyarakat,” tambahnya.
Ia menjelaskan, lima penumpang yang mengalami luka di bagian leher dirawat di Puskesmas Cijedil, sementara korban lainnya dibawa ke Mapolres Cianjur dengan bantuan tiga unit ambulans.
“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban luka berat maupun korban meninggal dunia,” pungkasnya.(GE)

