CIANJURPOST.COM –Hujan deras di sertai Angin puting beliung yang terjadi pada hari Rabu (22/10/2025) mengakibatkan Enam sekolah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kerusakan.
Sejumlah bangunan mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian atap yang ambruk dan tertimpa pohon tumbang berukuran besar. Camat Karangtengah, Dony Herdyana, menyebutkan lima sekolah di wilayahnya terdampak dan kini melakukan pembelajaran jarak jauh.
“Semuanya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk melaksanakan kegiatan belajar di rumah,” ujar Dony, Kamis (23/10/2025).
Kelima sekolah itu antara lain SMA Negeri 1 Karangtengah, MTs Al-Mumtaz, SDN Cipadasuka, serta dua sekolah dasar lainnya di wilayah Karangtengah. Menurut Dony, langkah ini diambil untuk mengantisipasi risiko keselamatan bagi siswa dan tenaga pendidik.
Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Karangtengah, Nandang Kusnandar, menjelaskan beberapa ruang kelas mengalami kerusakan berat di bagian atap, termasuk ruang laboratorium komputer yang rusak karena terkena air hujan.
“Ada bangunan atap dan plafon yang ambruk, genting beterbangan. Yang paling parah, ruang lab TIK peralatannya rusak berat karena terkena air,” ungkap Nandang.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Cipadasuka, Mulyadi, mengungkapkan sekolahnya tertimpa pohon besar yang tumbang akibat terpaan angin kencang. Beberapa ruang kelas, terutama kelas satu dan dua mengalami kerusakan di bagian atap.
Selain lima sekolah di Kecamatan Karangtengah, satu sekolah lainnya di Kecamatan Mande juga terdampak dan menerapkan sistem belajar dari rumah.
Saat ini, pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur masih melakukan pendataan serta menunggu hasil rapat koordinasi untuk menentukan kapan kegiatan belajar mengajar bisa kembali berlangsung normal di sekolah masing-masing.
(G)

