News Umum
Home » Berita » DPRD Cianjur Terima Aspirasi Massa Pendukung MBG, Tegaskan Komitmen Kawal Program Nasional

DPRD Cianjur Terima Aspirasi Massa Pendukung MBG, Tegaskan Komitmen Kawal Program Nasional

CIANJURPOST.COM– Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Cianjur Peduli Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berlangsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (25/6/2026). Massa aksi yang menyampaikan aspirasi terkait dukungan terhadap keberlanjutan program nasional tersebut langsung diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Cianjur bersama jajaran pimpinan dewan.

Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Metty Triantika,
mengatakan pihaknya menyambut baik aspirasi yang disampaikan masyarakat mengenai pentingnya keberlanjutan program MBG di Kabupaten Cianjur.

“Tadi kami menerima rekan-rekan yang menyampaikan aspirasinya mengenai dukungan terhadap keberlangsungan MBG. Kami juga menandatangani beberapa poin aspirasi yang intinya mendukung program tersebut untuk terus berjalan,” ujar Metty.

Menurutnya, masyarakat menilai program MBG memiliki dampak besar tidak hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga terhadap perekonomian daerah. Program tersebut dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membuka lapangan pekerjaan baru.

“Menurut para pengunjuk rasa, keberadaan MBG sangat berarti, baik secara ekonomi maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan banyak pekerjaan yang bergantung pada program ini, sehingga mereka khawatir jika MBG dihentikan,” katanya.

Berbagi di Bulan Muharam, Ratusan Warga Padati Bazar Makanan Gratis di Cianjur

Metty menegaskan dukungan DPRD terhadap MBG didasari oleh pertimbangan realistis serta statusnya sebagai program nasional yang perlu didukung oleh pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

selengkapnya  Truk tabrak pengendara sepeda motor,korban luka-luka

Meski demikian, DPRD akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program agar berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

“Kalau ada dapur yang tidak sesuai ketentuan, tentu akan terus kami awasi dan imbau untuk memperbaiki. Jika peringatan tidak diindahkan, kami akan mendorong langkah lebih lanjut terhadap dapur-dapur yang melanggar aturan,” tegasnya.

Terkait adanya keluhan masyarakat yang beredar di media sosial mengenai pelaksanaan MBG, Metty mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyikapi informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh unggahan yang belum tentu sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin menyampaikan aduan terkait MBG dapat berkoordinasi dengan Satuan Tugas MBG Kabupaten Cianjur yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur.

PWI Cianjur Siapkan Somasi, Soroti Pemberitaan yang Dinilai Tidak Sesuai Fakta

“Masyarakat boleh menyampaikan informasi atau mengunggah kondisi di lapangan, tetapi harus disertai data dan fakta yang benar. Kita harus sama-sama bijak dalam menggunakan media sosial,” ujarnya.

selengkapnya  Sindikat Pencurian Motor di Cianjur Dibongkar, Polisi Sita 34 Kendaraan dan Amankan Enam Pelaku

DPRD juga menilai keberadaan MBG telah memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah, terutama bagi petani dan pelaku usaha lokal yang menjadi pemasok kebutuhan dapur MBG.

“Dengan adanya MBG, akselerasi perekonomian di Kabupaten Cianjur meningkat karena melibatkan banyak petani dan supplier makanan yang mendistribusikan bahan baku ke dapur-dapur MBG,” kata Metty.

Menanggapi penghentian sementara operasional MBG untuk kepentingan evaluasi, DPRD berharap seluruh mitra dan pengelola dapur dapat mematuhi seluruh aturan dan SOP yang berlaku agar program dapat berjalan optimal.

“Harapan kami, semua aturan yang sudah ditetapkan benar-benar dipatuhi. Jangan sampai ada oknum yang hanya mengejar keuntungan tanpa memperhatikan standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.

593 KPM di Desa Sukamulya Terima Bantuan Pangan, Pemdes Perkuat Ketahanan Pangan dan Tekan Stunting

Berdasarkan hasil pemantauan dan inspeksi mendadak yang dilakukan sejumlah anggota DPRD, Metty menyebut mayoritas dapur MBG di Kabupaten Cianjur telah menjalankan operasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sejauh ini hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan berjalan baik dan sesuai SOP. Memang ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki, tetapi semuanya masih dalam pengawasan kami,” pungkasnya.